Monday, May 8, 2017

9 Pembelian Pemain Asing Terburuk Persib

Untuk ukuran sepakbola Indonesia, Persib Bandung adalah klub terkaya di Indonesia. Animo bobotoh yang begitu tinggi terhadap Persib berhasil mendatangkan sponsor untuk menggelontorkan uang bagi Persib Bandung.
Dengan uang berlimpah Persib tidak pernah kesulitan untuk membeli pemain-pemain asing incarannya. Namun dari beberapa pemain asing yang didatangkan, ada beberapa pemain asing yang penampilannya tidak memberikan kontribusi bagi Persib.
Berikut adalah 9 pembelian pemain asing terburuk Persib Bandung.
1.   Kuartet Polandia : Maciej Dolega, Piotr Orlinski, Mariusz Muharski dan Pawel Bocian
Persib yang kala itu dilatih oleh pelatih yang juga berasal dari Polandia, Marek Andrez Sladzianowsky memboyong kuartet Polandia sebagai barisan pertama pemain asing Persib pada Ligina IX tahun 2003. Namun sayang kualitas mereka tak sesuai harapan, kontribusi kuartet asal Polandia tersebut tidak berdampak pada prestasi Maung Bandung. Sampai setengah musim kompetisi berjalan Persib terdampar di dasar klasemen, Marek beserta kuartet Polandia nya dipaksa angkat koper.
2.        Chioma Kingsley
Chioma Kingsley didatangkan pada Ligina XI tahun 2005 untuk memperkuat barisan pertahanan Persib, namun penampilannya jauh dari harapan. Kualitasnya tak lebih baik dari bek-bek lokal, dia kalah bersaing dengan Antonio Claudio, Usep Munandar dan Dadang Hidayat, kontraknya pun ditengah jalan.
3.        Ayouck Louis Berty
Memasuki putaran kedua Ligina XII tahun 2006 Persib menambal kekuatan dengan merekrut mantan pemain Persija Jakarta, Ayouck Louis Berty. Kedatangannya diharapkan mampu menghidupkan lini tengah Persib. Namun penampilannya tidak memberikan kontribusi positif dan akhirnya hanya jadi penghuni bangku cadangan.
4.        Brahima Traore
Berbarengan dengan kedatangan Ayouck Louis Berty di paruh kedua kompetisi Ligina XII, Brahima Traore yang pernah membela timnas Burkina Faso digadang-gadang akan menjadi juru gedor yang handal bagi Persib Bandung. Namun seiring berjalannya kompetisi, ia gagal membuktikan kapasitasnya sebagai seorang striker bahkan kalah bersaing dengan striker lokal. Sama seperti Ayouck Louis Bery ia pun menjadi penghuni bangku cadangan.
5.        Leontin Chitescu
Menjelang paruh kedua kompetisi Ligina XIII tahun 2008 Arcan Iurie dihadapkan pada pilihan rumit, pasalnya Eka Ramdani yang menjadi roh lapangan tengan Persib terpanggil untuk mengikuti pelatnas jangka panjang Timnas. Saat itu sulit untuk mendatangkan gelandang lokal berkualitas karena mereka menjadi andalan bagi klubnya masing-masing, sementara slot Persib untuk pemain asing sudah habis. Akhirnya Arcan Iurie memutuskan mendatangkan Leo Chitescu dengan terpaksa mengorbankan Nyeck Nyobe Georges Clement yang bermain bagus selama paruh pertama Ligina XIII. Namun akhirnya keputusan itu adalah sebuah blunder, pemain berkebangsaan Rumania tersebut gagal menggantikan peran Eka Ramdani. Persib yang di paruh pertama menjadi juara wilayah barat akhirnya tampil melempem di paruh kedua.
6.        Zdravko Dragicevic
Hanya tampil 1 kali bersama Persib saat melawan Semen Padang di laga pembuka LPI (Liga Premier Indonesia), pemain ini langsung diputus kontrak. Tampil penuh selama 90 menit, dia tidak memberikan kontribusi berarti bagi Persib di laga tersebut. Persib sendiri akhirnya memutuskan kembali ke ISL.
7.        Moses Sakyi
Didatangkan Persib di kompetisi ISL 2011/2012, Pemain yang pernah membela timnas Ghana ini diharapkan dapat menjadi sumber gol Persib. Namun dalam kenyataan penampilannya jauh dari harapan tersebut, sebagai seorang striker ia hanya mencetak 3 gol dan tampil dalam beberapa pertandingan saja, akhirnya ia pun dicoret.
8.        Juan Belencoso
Didatangkan Maung Bandung dengan harga fantastis 6 miliar untuk mengarungi kompetisi ISC A tahun 2016, Manajemen dan Bobotoh Persib sempat menaruh harapan tinggi pada striker jangkung asal Spanyol ini. Pasalnya sebelum direkrut Persib, ia adalah top skorer Liga Hongkong bersama klub Kitchee FC. Sayangnya banderol mahal tersebut tidak berbanding lurus dengan penampilannya di lapangan, tidak sampai 1 musim Belencoso pun akhirnya didepak Persib.
9.        Carlton Cole
Setelah mendatangkan Michael Essien, Persib kembali mendatangkan pemain yang pernah merumput di Liga Inggris, Carlton Cole. Sama seperti Belencoso, pemain jangkung ini pun didatangkan dengan harga mahal sekitar 5 miliar. Dalam 5 pertandingan persib sejauh ini, Cole hanya dimainkan dalam 3 pertandingan saja, itu pun 2 diantaranya diturunkan dari bangku cadangan dan tanpa mencetak sebiji gol pun. Memang Liga 1 sendiri masih berjalan 5 pekan, namun melihat penampilannya saat ia diturunkan sepertinya Cole akan menjadi pembelian pemain asing terburuk persib berikutnya

Itulah 9 pembelian pemain asing terburuk Persib, banyak faktor yang mempengaruhinya dari mulai adaptasi, cuaca, masa kejayaannya sudah habis atau memang kualitas si pemain memang tidak bagus.