Saturday, August 12, 2017

Data dan Fakta Arema vs Persib

Lanjutan Liga 1 Gojek Traveloka pekan ke 19 kali ini akan mempertemukan 2 klub besar di persepakbolaan tanah air antara Arema vs Persib. Duel Arema vs Persib kali ini merupakan pertemuan kedua dalam gelaran Liga 1 Gojek Traveloka, setelah sebelumnya dalam pertandingan di putaran pertama Persib vs Arema berbagi angka dengan skor 0-0.

Friday, August 11, 2017

Davor Suker, Striker Legenda Kroasia

Bagi pencinta sepakbola yang lahir di tahun 80 an sudah pasti tak asing lagi dengan nama Davor Suker. Kisah sukses striker kebanggan Kroasia di tahun 90 an ini diawali saat dirinya berusia 16 tahun, kala itu Suker bergabung dengan klub sepakbola kampung halamannya, NK Osijek. Membela Osijek selama 5 tahun ternyata bukan menjadi hal yang sia-sia bagi Suker, pasalnya dia berhasil menjadi top skorer di dalam klub lokal tersebut. Suker berhasil menorehkan 40 gol dari total 91 laga yang dilaluinya bersama Osijek. Dari prestasinya itu, Suker lantas mendapatkan kesempatan untuk mengisi tempat kosong di Tim Nasional Junior Yugoslavia yang kala itu akan berlaga di Piala Dunia Junior tahun 1987. Pesepakbola kelahiran 1 Januari tahun 1968 ini berhasil mencatatkan 6 gol dan dan membawa Yugoslavia menjadi kampiun dalam ajang tersebut. 

Wednesday, August 9, 2017

Kepemimpinan Wasit Asing di Liga Indonesia

Liga 1 baru saja menugaskan wasit asing untuk memimpin laga di kasta tertinggi sepakbola Indonesia, hal itu dilakukan untuk memperbaiki sistem yang ada di Liga 1. Dengan mendatangkan wasit berlisensi FIFA, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menganggap persepakbolaan tanah air akan lebih tertib di lapangan. Hal itupun berjalan sukses ketika sang wasit asal Australia, Shaun Evans memimpin laga Persib kontra PS TNI akhir pekan lalu. Perubahan signifikan terjadi pada laga tersebut, pasalnya tak ada protes berlebih serta kericuhan yang dapat mengganggu jalannya pertandingan.

Tuesday, August 8, 2017

Lothar Matthaus, Gelandang Serba Bisa Jerman

Nama Lothar Matthaus mungkin sudah tak asing lagi bagi para pencinta sepakbola, khususnya di ranah Jerman. Pemain kelahiran Erlangen, Jerman Barat, 21 Maret 1961 merupakan sosok pemain Jerman yang dikenal tampil banyak untuk tim nasional sepanjang masa. Dikenal sebagai pemain serba guna, Matthaus lihai dalam melakukan umpan perspektif, posisi akal, menekel lawan dan tembakan dahsyat. Selama menjalani karirnya Matthaus bisa dimainkan sebagai gelandang box to box dan juga sebagai sweeper.

Wednesday, August 2, 2017

Roy Keane, Manusia Dinamo Milik Setan Merah

Dalam sejarah Liga Premier Inggris, mungkin nama Roy Keane bisa dikatakan menjadi salah satu pemain yang paling mengerikan di kompetisi tertinggi negeri Ratu Elizabeth tersebut. Meski selama ini dikenal luas sebagai mantan kapten Manchester United, namun hal tersebut tak mampu membuat dunia mengetahui sosok seorang Roy Keane. Bahkan sejumlah pertanyaan sulit pun sering kali menyeruak di telingan fans United, yakni siapa yang lebih hebat antara Bryan Robson dan Roy Keane? Keduanya memang dikenal mempunyai sejarah masing-masing untuk Setan Merah. Namun siapa yang bisa melupakan sosok seorang Roy Keane? Keane yang dikenal ambisius memang mempunyai sepak terjang yang luar biasa. Berjuang secara mati-matian hingga menginspirasi rekan-rekannya, Keane kala itu berhasil mengalahkan tim papan atas Italia, Juventus di semifinal Liga Champions tahun 1999. Dalam laga tersebut Keane memperlihatkan semangat yang tak mungkin terkalahkan.

Tuesday, August 1, 2017

Ariel Ortega Si Keledai Argentina

Mendapat julukan El Burrito atau Si Keledai, Ortega telah bermain untuk banyak kesebelasan di sepanjang karirnya, seperti Newell's Old Boys, Parma, Valencia, Fenerbah├že hingga Sampdoria. Di kancah internasional sendiri, Ortega sudah tampil sebanyak 97 kali bersama Argentina dengan menorehkan 19 gol hingga memasuki tahun 2008. Prestasi yang cukup membanggakan lainnya adalah tampil di Piala Dunia 1994, 1998 dan 2002 serta mendapat medali perak di Olimpiade musim panas tahun 1996.